AWAS! DIABETES MENYERANG DI USIA MUDA

Kenali ciri-ciri pradiabetes muda dan lakukan pencegahannya sekarang!

Secara umum, tipe dari diabetes mellitus ada 2, yaitu tipe 1 dan tipe 2.

Diabetes tipe 1 terjadi karena pankreas tidak bisa untuk meproduksi insulin.

Hal ini terjadi karena ketika imun tubuh (yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi) tetapi menyerang sel yang memprosuksi insulin sampai sel tersebut tidak mampu lagi untuk memproduksi insulin.

Diabetes tipe 2 terjadi karena tubuh tidak bisa memproduksi insulin yang cukup atau insulin tidak bekerja secara efektif (ini dinamakan insulin resisten). Diabetes tipe 2 ini juga berhubungan dengan masalah kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.

“Penderita diabetes pasti pankreasnya bermasalah, karena tidak memproduksi insulin. Kalaupun bisa memproduksi insulin, jumlahnya sangat sedikit.”

Perbedaan Diabetes Tipe 1 & Tipe 2

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 merupakan kondisi autoimun, dimana imun tubuh yang seharusnya melindungi sel-sel sehat namun malah menyerang sel tersebut, dalam hal ini menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. 

Diabetes tipe 1 ini bukan berasal dari gaya hidup. Diabetes ini bisa menjangkit ke siapa saja dan kapan saja, akan tetapi secara umum diabetes ini terdapat pada anak-anak dan orang dewasa yang di atas 40 tahun. 

Pengobatannya melalui pengisian insulin (dari suntikan atau infus), pengawasan terhadap kadar glukosa terus menerus, mengonsumsi makanan yang sehat serta olahraga fisik untuk menjaga dan memulihkan kondisi.


Diabetes Tipe 2

Diabetes Tipe 2 sering dikaitkan dengan seseorang yang kelebihan berat badan, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang olahraga, atau memiliki gen keluarga yang sebelumnya sudah ada yang terkena diabetes. 

Diabetes tipe 2 dapat disembuhkan dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat, melakukan aktivitas olahraga serta melakukan pengawasan terhadap kadar gula dalam darah. Obat diabetes dan suntik insulin terkadang dibutuhkan bagi beberapa pasien.

Beberapa faktor yang mengakibatkan seseorang terkena diabetes tipe 2, antara lain:

  1. Gen, seseorang yang memiliki pengidap diabetes biasanya memiliki resiko lebih tingga untuk terkena diabetes, terutama kepada orang yang muda.

  2. Berat badan, seseorang yang melebihi berat badan ideal, terutama di pinggang dapat meningkatkan resisten insulin.

  3. Etnik seseorang, seseorang yang berasal dari Kepulauan Pasifik atau Asia memiliki resiko lebih besar.

  4. Aktivitas fisik, jarang melakukan aktivitas fisik juga menyebabkan resisten insulin, resiko untuk terkena diabetes tipe 2 semakin besar.

Bagaimana Diabetes Tipe 2 Bisa Berkembang ?

Seseorang khususnya yang masih muda terkena diabetes dihubungkan dengan resisten insulin, yang artinya insulin dalam tubuh tidak bekerja secara efektif. 

Seseorang dengan resisten insulin membutuhkan lebih banyak produksi insulin dari yang dibutuhkan orang normal untuk mengatur kadar gula dalam darah. 

Kelebihan berat badan pada orang yang masih muda lebih sering dalam meningkatkan resisten insulin, dimana faktor ini juga memiliki bahaya terhadap kesehatan organ lainnya.

Resisten insulin bisa menyebabkan diabetes tipe 2 jika pankreas seseorang tidak dapat membuat insulin yang cukup untuk menghadapi resisten insulin. Kemudian kadar gula dalam darah menjadi naik dan lebih tinggi dari kadar gula normal. 

Selama masa pubertas, hormon seseorang berubah dan bisa membuat resisten insulin dan diabetes tipe 2 dapat diketahui pada waktu tersebut.


Tahukah Gejala Diabetes Tipe 2?

Seseorang atau khususnya anak muda yang memiliki diabetes tipe 2 biasanya tidak memiliki gejala. Namun jika ada gejala, biasanya gejalanya ringan dan dalam banyak kasus berkembang secara bertahap. Gejalanya antara lain:

  1. Sering merasa haus
  2. Sering untuk buang air kecil
  3. Selalu sering merasa lelah
  4. Pandangan kabur

Sudahkah melakukan diagnosa Tipe Diabetes anda?

Diagnosis perlu dilakukan secara mendalam melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter yang akan menanyakan tentang gejala dan melihat apakah terdapat resisten insulin atau tidak. 

Kadar gula dalam darah saat puasa akan diuji dan diikuti tes kadar gula melalui oral. Terkadang seseorang dengan diabetes tipe 2 ternyata memiliki diabetes tipe 1 setelah proses pemeriksaan selesai. 

Oleh karena itu. tes darah lebih lanjut kadang diperlukan memastikan diagnosis.

 

Cara Mencegah Diabetes Tipe 2

Dalam jangka panjang untuk mengatasi diabetes antara lain:

  1. Mengonsumsi makanan yang sehat, termasuk mengonsumsi MASAGI dengan teratur sampai keluhan yang dirasakan sudah menghilang.
  2. Berolahraga secara rutin.
  3. Mengatur berat badan agar ideal.
  4. Melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin.
  5. Mengonsumsi obat atau insulin yang juga didukung oleh minuman Masagi untuk memperbaiki sel-sel pankreas dan sel reseptor.
  6. Melakukan pemeriksaan ke dokter untuk konsultasi mengenai perkembangan pengobatan penyakit diabetes yang diderita.

Melakukan pantangan makanan untuk penderita diabetes seperti hindari gula atau
gunakan gula rendah kalori, menghindari gorengan dll.